BENGKULU – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Muhammadiyah sukses menyelenggarakan kegiatan Uji Kompetensi yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) pada Selasa, 21 April 2026. Fokus utama pada agenda kali ini adalah pelaksanaan uji kompetensi untuk Skema Teknisi Laboratorium.
Sebanyak 13 orang asesi yang terdiri dari staf dan laboran di lingkungan laboratorium universitas mengikuti rangkaian ujian ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan dan mengukur standar keahlian para tenaga kependidikan dalam mengelola serta mengoperasikan laboratorium sesuai dengan standar industri dan profesionalisme yang berlaku.
Peningkatan Kualitas SDM Laboratorium
Perwakilan dari LSP Muhammadiyah menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan hal krusial bagi para tenaga laboran. Dengan memiliki sertifikasi resmi, para staf tidak hanya mendapatkan pengakuan atas keahliannya secara nasional, tetapi juga menjamin mutu layanan praktikum dan penelitian di lingkungan kampus.
Pelaksanaan uji kompetensi di UM Bengkulu ini meliputi beberapa tahapan evaluasi, antara lain:
Tahapan Uji Kompetensi
- Uji Tulis: Menilai pemahaman teoritis terkait prosedur laboratorium.
- Uji Praktik/Demonstrasi: Para asesi diminta mensimulasikan penanganan alat dan bahan sesuai prosedur operasional standar (SOP).
- Wawancara Mandiri: Pendalaman materi dan pengalaman kerja asesi oleh asesor yang kompeten di bidangnya.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan seluruh asesi dapat dinyatakan kompeten sehingga mampu berkontribusi lebih maksimal dalam menunjang kegiatan akademik dan riset di Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
Tentang LSP Muhammadiyah: Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Muhammadiyah adalah lembaga yang berwenang melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi sumber daya manusia di bawah naungan persyarikatan Muhammadiyah dan masyarakat umum, guna menciptakan tenaga kerja yang unggul dan berkemajuan.